Wabup Blora Upayakan Beras Organik Petani Lokal Bisa Masuk Swalayan
Dani Agus
Sabtu, 26 Oktober 2019 17:29:32
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Hari selasa lalu kita turun bersama para petani, melakukan tanam padi organik di areal persawahan Desa Bajo. Disana kita bisa belajar cara baru dalam menanam padi. Yakni, jarak tanamnya nya lebih longgar, antar bibit sekitar 30 cm. Namun kelak anakannya bisa mencapai 80 hingga 100 batang,” terang Arief.
Usai menanam padi bersama kelompok tani Bina Alam Sri binaan program CSR Pertamina EP 4 Cepu, Arif sempat mengunjungi rumah yang digunakan untuk pengolahan pasca panen beras organik. Ditempat ini, ia melihat beragam jenis beras organik yang telah dikemas dan siap dipasarkan.
“Selain beras putih, ada beras merah, beras hitam, dan beras ketan, semuanya organik. Ini luar biasa, dan harus kita dukung pengembangannya. Terimakasih kepada Pertamina yang telah memberikan pembinaan kepada petani,” katanya.
Terkait potensi itu, Arief akan mendorong agar beras organik bisa dipasarkan lebih luas. Antara lain, beras itu bisa diserap oleh seluruh rumah sakit, ASN, dan diupayakan masuk ke pasar modern.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



