Setelah 14 Tahun, Jalur Gambringan-Gundih Grobogan Akan Kembali Dilewati Kereta Api
Dani Agus
Rabu, 30 Oktober 2019 15:27:27
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kereta api reguler yang memakai jalur tersebut dulunya adalah kereta pengangkut BBM Pertamina dari Stasiun Rewulu Jogja menuju Stasiun Cepu.
”Jalur ini akan kembali dilewati kereta reguler mulai 1 Desember 2019 mendatang. Nantinya, jalur ini akan dilewati oleh KA Sancaka Utara relasi Surabaya Pasarturi-Kutoarjo PP,” kata Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro pada wartawan, Rabu (30/10/2019).
[caption id="attachment_175702" align="aligncenter" width="1280"]
Jajaran manajemen PT KAI Daop 4 Semarang saat melakukan pengecekan perlintasan sebidang di jalur Gambringan-Gundih, Rabu (30/10/2019). (MURIANEWS.com/Dani Agus)[/caption]Terkait pengaktifan jalur Gambringan-Gundih itu, PT KAI mulai melakukan sosialisasi awal guna menciptakan kondisi keselamatan berlalu-lintas, khususnya di perlintasan sebidang. Sosialisasi awal ini dilakukan dengan menggunakan lori dresin dan juga pemasangan spanduk di titik-titik cikal bakal atau embrio perlintasan sebidang yang berpotensi akan menjadi perlintasan besar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



