Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bantuan dari Kemendesa PDTT ini disalurkan melalui program Pilot Inkubasi Inovasi Desa Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL). Pembangunan gudang pembuatan pakan ternak berukuran 25 meter x 10 meter dengan seluruh kelengkapan di dalamnya, dibiayai oleh Kemendesa PDTT dengan anggaran Rp 375 juta.

“Saya bersama Pak Kadis PMD, Kadis Peternakan dan Perikanan, dan Camat Jepon, datang untuk meninjau capaian proyek bantuan Kemendesa PDTT di Desa Blungun. Alhamdulillah, sebagian besar sudah selesai dan siap diresmikan,” kata Arief Rohman, Kamis (31/10/2019).

Arief menginginkan agar gudang pembuatan pakan ternak ini nantinya bisa dikelola bersama oleh para peternak sapi di Desa Blungun dalam naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Kedepan gudang pembuatan pakan ternak ini tidak hanya menghasilkan konsentrat untuk peternakan sapi di Desa Blungun saja.

“Kita harapkan produksi konsentrat nantinya bisa untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak sapi di luar Desa Blungun. Seperti diketahui, Blora merupakan lumbung sapi di Jawa Tengah, sehingga pembuatan konsentrat sangat prospektif untuk dikembangkan,” jelasnya sebelum melanjutkan kenjungan ke kandang sapi komunal yang dikelola oleh kelompok peternak setempat.
“Kita harapkan produksi konsentrat nantinya bisa untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak sapi di luar Desa Blungun. Seperti diketahui, Blora merupakan lumbung sapi di Jawa Tengah, sehingga pembuatan konsentrat sangat prospektif untuk dikembangkan,” jelasnya sebelum melanjutkan kenjungan ke kandang sapi komunal yang dikelola oleh kelompok peternak setempat.Terpisah, Kepala Desa Blungun Kiswanto mengucapkan terimakasih atas bantuan pembangunan gudang pembuatan pakan ternak ini. Pihaknya berharap para peternak di desanya bisa diberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan konsentrat sehingga dari sisi SDM nya juga siap untuk menjalankan usaha tersebut. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler