Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di salah satu desa terdampak, yakni Desa Tanggel yang terletak di tengah kawasan hutan jati. Bantuan yang diberikan berupa sembako, peralatan dapur, selimut serta pakaian.

“Kami mewakili Bapak Bupati, bersama Pak Asisten, teman teman dari BPBD, Dinsos P3A, dan Pak Camat, turut prihatin atas terjadinya bencana angin puting beliung yang dua hari lalu merobohkan rumah njenengan (kalian) semua. Ini ada sedikit bantuan dari Pemkab, semoga bisa mengurangi beban kerugian,” kata Arief saat menyerahkan bantuan.

Ia mengatakan, selain menyalurkan bantuan tersebut, pemkab akan segera mengupayakan bantuan anggaran perbaikan rumah ke BPBD Provinsi Jawa Tengah dan Baznas Blora.

“Pendataan kerusakan rumah terus dilakukan BPBD Blora dan pihak terkait. Nantinya akan dijadikan dasar pengajuan bantuan ke BPBD Jawa Tengah. Kita juga akan ajukan ke Baznas Blora, syukur-syukur bisa ke Baznas Pusat atau Baznas Provinsi. Semakin banyak yang membantu, semoga semakin cepat didirikan kembali rumahnya,” lanjut Wakil Bupati.

Sementara itu, Kasi Darurat Logistik BPBD Blora Handoko yang ikut hadir dalam kegiatan penyaluran bantuan menyampaikan, bencana puting beliung itu terjadi bersamaan dengan turunnya hujan deras pada Senin (11/11/2019) lalu. Adapun data yang sudah masuk, sebanyak 38 rumah rusak berat akibat terjangan angin.

“Selain di Desa Tanggel, beberapa desa lainnya di Kecamatan Randublatung juga ada yang masuk datanya. Seperti Desa Kutukan, Desa Sumberjo, Desa Pilang, Desa Kediren, Kelurahan Wulung, Desa Kadengan, dan Desa Jeruk,” kata Handoko.Sedangkan kerusakan rumah lainnya ada di Desa Kentong di Kecamatan Cepu, Desa Wado dan Desa Sogo di Kecamatan Kedungtuban, serta di Desa Ngiyono, Kecamatan Japah.“Semuanya terus kami data, baik jenis kerusakan dan besarnya nilai kerugian yang diderita. Data ini nantinya yang akan kami pergunakan untuk dasar pengajuan bantuan ke provinsi maupun pusat,” lanjutnya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler