Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Pemilu perlu diawasi untuk memastikan terlindunginya hak politik warga. Selain itu, pengawasan diperlukan agar terwujud pemilu yang bersih, transparan dan berintegritas dari sisi penyelenggara dan penyelenggaraannya,” kata Ketua Bawaslu Grobogan Fitria Nita Witanti dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif dengan tema ”Tegaknya Demokrasi di Tangan Pemuda”, Jumat (15/11/2019).

Acara ini dihadiri puluhan pemuda dari berbagai kalangan serta pengurus organisasi kepemudaan. Antara lain, karang taruna, KNPI, pelajar, mahasiswa, dan pramuka. Dalam sosialisasi ini juga dilangsungkan penandatanganan komitmen bersama menjadi pengawas partisipatif serta menolak politik uang.

Menurut Fitria, dengan pengawasan dan partisipasi yang baik dari banyak pihak akan mendorong munculnya kepemimpinan politik yang sesuai dengan aspirasi terbesar rakyat, dan mencegah terjadinya konflik. Selain itu, partisipasi masyarakat juga bisa mendorong tingginya partisipasi publik dan meningkatkan kualitas demokrasi.

“Dengan jumlah personil penyelenggara yang terbatas maka bisa mengalami kesulitan dalam hal pengawasan. Oleh karena itu dibutuhkan peran serta masyarakat untuk menyampaikan informasi dalam melakukan pengawasan Pemilu,” jelasnya.

Ditambahkan, keterlibatan masyarakat dan organisasi dalam hal Pemilu bisa dilakukan dengan beberapa cara. Antara lain, ikut melakukan sosialisasi tentang aturan-aturan pemilu, memantau pelaksanaan pemilu agar berlangsung sesuai dengan aturan serta ikut melakukan kajian terhadap persoalan kepemiluan.
Ditambahkan, keterlibatan masyarakat dan organisasi dalam hal Pemilu bisa dilakukan dengan beberapa cara. Antara lain, ikut melakukan sosialisasi tentang aturan-aturan pemilu, memantau pelaksanaan pemilu agar berlangsung sesuai dengan aturan serta ikut melakukan kajian terhadap persoalan kepemiluan.Sementara itu, Kader Pengawasan Partisipatif Bawaslu RI Tri Agus Utomo yang hadir dalam kesempatan tersebut menambahkan, jalannya pesta demokrasi yang bersih sangat diharapkan bagi banyak kalangan. Sedangkan para pemuda dan pemilih pemula akan menjadi tonggak utama dalam mewujudkannya.“Para pemuda, terutama pemilih pemula ini memiliki peranan penting dalam mewujudkan demokrasi yang bersih. Oleh sebab itu, mereka harus diajak ikut serta dalam mengawasi pemilu dan dibekali pendidikan demokrasi,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler