Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, lokasi musibah tanah longsor itu berada di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.  Musibah longsor di jalur proyek rel ganda berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Desa Kronggen Hardiyono saat dikonfirmasi membenarkan jika ada warganya yang menjadi korban tanah longsor di Bogor tersebut. “Iya. Ini, saya juga baru saja dapat informasi itu,” katanya.

Menurutnya, dalam proyek pembuatan jalur rel ganda tersebut, ada belasan warganya yang jadi pekerja. Saat musibah terjadi, ada lima orang yang sempat tertimpun longsoran tanah.

“Dari lima orang tersebut, dua di antaranya meninggal dunia. Sedangkan tiga orang lainnya dikabarkan selamat dan hanya mengalami luka ringan,” jelasnya.

Dijelaskan, dua warganya yang meninggal adalah M Hanapi (30), dan Tri Wisnu Mukti (34). Sedangkan tiga orang yang selamat adalah Sarpin/Kiswanto (30), Sukardi (44), dan Parjo (47).“Saat ini, jenazah korban ada di RSUD Ciawi dan dalam proses pemulangan ke sini. Diperkirakan, dinihari atau besok pagi sampai kampung halaman,” imbuhnya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler