Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat membuka acara Roadshow Pariwisata di wilayah Kendal, Demak, Ungaran, Kota Semarang, Salatiga, dan Purwodadi (Kedungsepur) yang dilangsungkan di lokasi wisata Jatipohon Indah Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan, Rabu (27/11/2019). Selain pejabat dari wilayah Kedungsepur, acara ini juga dihadiri pegiat wisata, biro perjalanan, UMKM, pengelola wisata dan berbagai pihak terkait.

“Promosi dan pengembangan pariwisata memang jadi tanggungjawab pemerintah daerah. Namun, dukungan dari banyak pihak juga diperlukan. Termasuk masyarakat di sekitar lokasi wisata tersebut. Kalau banyak dukungan maka upaya untuk mengenalkan dan mengembangkan sektor pariwisata itu akan jadi lebih mudah,” tegasnya.

Menurutnya, sejauh ini, Grobogan punya banyak potensi wisata yang bisa diandalkan untuk mendatangkan wisatawan. Misalnya, Bledug Kuwu, Waduk Kedungombo dan gua-gua alam di Kawasan Pegunungan Kendeng Utara.

“Selain itu, kita juga banyak memiliki obyek wisata religius. Misalnya, Makam Ki Ageng Tarub, Ki Ageng Getas Pendowo dan Ki Ageng Selo,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk mengenalkan berbagai potensi pariwisata alam maupun religius itu diperlukan kerja keras serta konsep yang jelas. Dengan demikian, keberadaan obyek wisata itu akan makin dikenal dan menarik minat banyak pengunjung dari dalam dan luar Grobogan.

Menurut Sri, sejak beberapa tahun terakhir, Pemkab Grobogan sudah mengucurkan dana besar untuk perbaikan jalan di berbagai kecamatan. Selain akses transportasi antar kecamatan, perbaikan jalan ini di sisi lain juga akan memudahkan masyarakat yang akan berkunjung ke obyek wisata.
Menurut Sri, sejak beberapa tahun terakhir, Pemkab Grobogan sudah mengucurkan dana besar untuk perbaikan jalan di berbagai kecamatan. Selain akses transportasi antar kecamatan, perbaikan jalan ini di sisi lain juga akan memudahkan masyarakat yang akan berkunjung ke obyek wisata.“Saat ini, sudah banyak ruas jalan menuju tempat wisata yang kita perbaiki. Misalnya, jalur menuju Desa Banjarejo yang punya potensi wisata purbakala. Kemudian, jalur menuju Desa Kemadohbatur di Kecamatan Tawangharjo yang ada air terjun Widuri juga sudah diperbaiki,” imbuhnya.Ia menambahkan, saat ini, pemerintah sangat giat mengembangkan sektor pariwisata karena bisa membawa dampak yang sangat luas, mampu menggerakan banyak sektor usaha. Seperti, pengelola pariwisata, jasa angkutan, pengusaha hotel, warung makan, pengrajin souvenir, dan pusat oleh-oleh.“Pariwisata sangat efektif guna menggerakan roda perekonomian, membuka lapangan kerja, menurunkan angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, pemerintah sedang menggalakan pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata melalui kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat,” sambungnya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler