Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Camat Ngaringan Widodo Joko Nugroho menjelaskan, sebelum roboh, rumah kayu berukuran 9x8 meter tersebut kondisinya nampak ndoyong atau miring. Selanjutnya, Sugiyono bermaksud mendongkrak bagian rumahnya yang miring menggunakan linggis.

"Tidak lama berselang, rumah itu tiba-tiba roboh dan Sugiyono sempat terjebak dan tertimbun di dalamnya," katanya, Senin (9/12/2019)

Melihat kejadian ini, istri korban, Sunarsih yang saat itu berada di luar rumah langsung berteriak minta tolong. Mendengar teriakan ini, puluhan warga langsung berdatangan untuk menolong Sugiyono. Beruntung, Sugiyono tidak mengalami luka serius akibat kejadian itu.

"Saat diselamatkan Sugiyono hanya menderita luka ringan,” ujarnya.
"Saat diselamatkan Sugiyono hanya menderita luka ringan,” ujarnya.Ia menambahkan, sebelum kejadian, Sunarsih sudah mengingatkan suaminya agar minta tolong tetangganya untuk memperbaiki rumah yang ndoyong tersebut. Tetapi, hal itu tidak dituruti dan Sugiyono tetap berusaha memperbaiki sendiri rumahnya yang ndoyong. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler