192 Kebakaran Terjadi Selama 2019, Kerugian Mencapai Rp 12,6 Miliar
Dani Agus
Senin, 13 Januari 2020 18:20:56
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Dari data yang kita miliki, pada tahun lalu, ada 192 kasus kebakaran yang kita tangani. Selain di wilayah Grobogan, ada beberapa musibah kebakaran di Blora dan Demak yang ikut kita tangani,” katanya.
Dari musibah kebakaran itu menimbulkan kerugian material sekitar Rp 12,6 miliar. Kemudian, untuk jumlah korban jiwa akibat kebakaran ada dua orang.
Untuk wilayah yang paling banyak terdapat musibah kebakaran berada di Kecamatan Purwodadi dengan jumlah 37 kejadian. Kemudian, Kecamatan Kradenan (17), Toroh (16), Grobogan (16), Pulokulon (15), Wirosari (12) dan Godong (11).
“Paling sedikit di Kecamatan Klambu dengan dua kejadian. Kemudian, Kecamatan Penawangan ada tiga kejadian,” jelasnya.
Masih dijelaskan Gogot, intensitas kebakaran mengalami kenaikan sejak masuknya kemarau. Yakni, mulai bulan Juni (22 kali), Juli (23), Agustus (29), September dan Oktober, masing-masing 37 kali.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



