Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Dari data yang kita miliki, pada tahun lalu, ada 192 kasus kebakaran yang kita tangani. Selain di wilayah Grobogan, ada beberapa musibah kebakaran di Blora dan Demak yang ikut kita tangani,” katanya.

Dari musibah kebakaran itu menimbulkan kerugian material sekitar Rp 12,6 miliar. Kemudian, untuk jumlah korban jiwa akibat kebakaran ada dua orang.

Untuk wilayah yang paling banyak terdapat musibah kebakaran berada di Kecamatan Purwodadi dengan jumlah 37 kejadian. Kemudian, Kecamatan Kradenan (17), Toroh (16), Grobogan (16), Pulokulon (15), Wirosari (12) dan Godong (11).

“Paling sedikit di Kecamatan Klambu dengan dua kejadian. Kemudian, Kecamatan Penawangan ada tiga kejadian,” jelasnya.

Masih dijelaskan Gogot, intensitas kebakaran mengalami kenaikan sejak masuknya kemarau. Yakni, mulai bulan Juni (22 kali), Juli (23), Agustus (29), September dan Oktober, masing-masing 37 kali.

Untuk penyebab kebakaran didominasi oleh korsleting listrik sebanyak 63 kejadian. Kemudian, kebakaran juga diakibatkan api bediang (24), pembakaran sampah (22), kompor gas (17), api pawon (12), obat nyamuk (9), puntung rokok (5).“Korsleting dan api bediang jadi penyebab kebakaran paling banyak,” tegasnya.Gogot menambahkan, dibandingkan tahun sebelumnya, kebakaran pada tahun 2019 jauh lebih banyak. Pada tahun 2018, musibah kebakaran ada 148 kejadian dengan kerugian sekitar Rp 11,4 miliar. Kemudian, kebakaran tahun 2017 ada 90 kali dengan angka kerugian mencapai Rp 4,9 miliar. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler