Status Tanggap Darurat Dicabut, Kerugian Banjir di Grobogan Capai Rp 14,7 Miliar
Dani Agus
Selasa, 14 Januari 2020 17:49:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, status tanggap darurat ditetapkan seiring terjadinya banjir di 67 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Yakni, Kecamatan Penawangan, Karangrayung, Godong, Kedungjati, Tanggungharjo, Gubug dan Tegowanu.
Dijelaskan, bencana banjir tersebut mengakibatkan 64.251 Jiwa atau 20.339 KK yang terkena dampak. Kemudian, ada 25 sekolah, 3.126 hektar tanaman padi, dan 36,5 hektar areal persemaian yang sempat terendam banjir. Selanjutnya, ada laporan 14 kambing dan 700 ekor unggas yang mati akibat banjir tersebut.
Disamping itu, banjir juga mengakibatkan 20 rumah roboh atau hanyut. Rinciannya, 19 rumah di Kecamatan Gubug dan 1 rumah di Kecamatan Karangrayung. Kemudian, sebanyak 46 rumah di Kecamatan Gubug dilaporkan mengalami rusak berat.
“Akibat banjir tersebut, nilai kerugiannya mencapai Rp 14,7 miliar,” jelasnya usai pemberian bantuan sosial untuk korban banjir yang diserahkan Bupati Grobogan Sri Sumarni di pendapa kantor Kecamatan Gubug, Selasa (14/1/2020).
Menurut Endang, bencana banjir yang menerjang wilayah Gubug dan Kedungjati mengakibatkan belasan titik tanggul jebol. Masing-masing di Desa Glapan (3 titik), Ngroto (4), Trisari (5), Papanrejo (1), Rowosari (2), dan Ringinharjo (1).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



