Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibat kejadian ini, warga yang menggunakan kendaraan bermotor terpaksa harus menempuh jalur lain untuk menuju desa sekitar.

Jembatan sepanjang sekitar 20 meter dengan lebar tiga meter tersebut ambrol salah satu bagian ujungnya pada Minggu (26/1/2020). Ambrolnya jembatan terjadi akibat penuhnya air sungai di bawahnya setelah turun hujan deras pada Sabtu sore hingga malam.

Akibat kejadian itu, jembatan tersebut tidak bisa diakses kendaraan. Meski demikian, para pejalan kaki masih bisa lewat dengan hati-hati karena ada titian darurat dari bambu yang dihubungkan dengan landasan jembatan yang masih utuh.

“Untuk pengguna kendaraan harus memutar sekitar tiga kilometer. Kalau jalan kaki masih bisa lewat jembatan karena sudah dipasang titian darurat,” kata Suwarto, warga setempat.

Camat Grobogan Nur Nawanta mengatakan, jembatan yang ambrol tersebut statusnya adalah milik desa. Dengan demikian, pihak desa yang memiliki kewenangan untuk melakukan perbaikan.

Meski demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Grobogan guna penanganan darurat.
Meski demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Grobogan guna penanganan darurat.“Dari pihak desa sudah kita minta untuk segera menyiapkan rencana perbaikan jembatan. Untuk sementara akses jembatan hanya bisa untuk pejalan kaki,” katanya, Selasa (28/1/2020).Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Grobogan Endang Sulistyoningsih menambahkan, pihaknya sudah mendapat laporan atas ambrolnya jembatan tersebut dan akan segera melakukan upaya penanganan darurat.“Tim dari BPBD sudah ke lokasi untuk melakukan kajian. Nanti kita akan ikut mendukung penanganan daruratnya,” pungkasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler