Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelum pemeriksaan kesehatan, keberadaan TKA sempat didata lebih dulu oleh petugas dari Disnakertrans Grobogan.

General Manager PT Semen Grobogan Toni Santoso mengungkapkan, jumlah TKA asal Cina sekitar 150 orang. Mereka ini, sudah bekerja di proyek pembangunan pabrik semen sekitar 2-3 tahun. Meski demikian, ada sejumlah tenaga kerja yang sudah pulang ke negaranya dan tidak kembali lagi ke Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinkes Grobogan Slamet Widodo menyatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, belasan TKA tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dan negatif virus corona. Pemeriksaan dilakukan secara klinis untuk menemukan tanda penyakit, meliputi demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas, menggigil, dan sakit kepala.

Slamet menyebut, dari ratusan TKA asal China itu, hanya 18 orang saja yang diperiksa kesehatannya. Mereka yang diperiksa kesehatannya ini adalah TKA yang baru datang lagi ke Indonesia dalam kurun waktu sebulan terakhir atau sejak mulai merebaknya virus corona.

“Untuk TKA yang lainnya tidak menjalani pemeriksaan kesehatan. Soalnya, mereka ini sudah lama tidak pulang ke negaranya sehingga dipastikan aman dari virus corona,” jelasnya.
“Untuk TKA yang lainnya tidak menjalani pemeriksaan kesehatan. Soalnya, mereka ini sudah lama tidak pulang ke negaranya sehingga dipastikan aman dari virus corona,” jelasnya.Terpisah, Kepala Disnakertrans Haryono mengatakan, jumlah keseluruhan TKA yang ada di Kabupaten Grobogan ada sekitar 240 orang. Sebagian besar TKA tersebut berasal dari China dan bekerja di proyek pembangunan pabrik milik PT Semen Grobogan.Sementara lainnya ada yang berasal dari Korea Selatan, Taiwan, India, dan beberapa negara lainnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler