Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Rencananya, mulai awal Maret 2020 mendatang, stasiun tersebut akan dipakai untuk pemberhentian dan pemberangkatan kereta api lagi. Kereta Api (KA) Blora Jaya yang akan memanfaatkan stasiun ini.

“Setelah beberapa waktu berlalu, akhirnya ada kabar baik dari PT KAI. InsyaAllah mulai awal bulan Maret nanti, KA Blora Jaya akan kembali berhenti dan berangkat dari Stasiun Wadu. Semoga kabar ini benar-benar bisa dilaksanakan, agar keinginan masyarakat bisa terwujud,” kata Wakil Bupati Blora Arief Rohman, Senin (17/2/2020).

Menurut Arief, kondisi Stasiun Wadu setelah ditinjau ternyata masih layak dan masih terawat dengan baik. Demikian pula dengan peralatan rambu jalur kereta api juga masih baik, sehingga sangat memungkinkan untuk dioperasikan kembali.

Untuk jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta, lanjuut Arief, masih menunggu pengumuman resmi dari PT KAI. Pihaknya berharap dengan adanya kebijakan baru ini, masyarakat bisa memanfaatkan untuk peningkatan ekonomi.

“Mengenai jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta di Stasiun Wadu, kita menunggu pengumuman resmi dari PT KAI dan PT KAI Daop 4 Semarang. Semoga tidak lama lagi,” cetusnya.
“Mengenai jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta di Stasiun Wadu, kita menunggu pengumuman resmi dari PT KAI dan PT KAI Daop 4 Semarang. Semoga tidak lama lagi,” cetusnya.Sebelumnya, Bupati Blora Djoko Nugroho sudah meminta agar PT KAI bisa mengaktifkan lagi Stasiun Wadu. Permintaan itu disampaikan Djoko saat bertemu dengan Direktur PT KAI Daop 4 Semarang Muhammad Nurul Huda di Stasiun Cepu, pada Agustus 2019 lalu. Wakil Bupati Arief Rohman ikut hadir pula dalam pertemuan itu.“Banyak masyarakat yang minta tolong kepada saya agar Stasiun Wadu bisa diaktifkan lagi. Mereka kejauhan kalau harus ke Cepu atau Randublatung dulu. Wadu itu pertengahan antara Cepu dan Randublatung. Paling tidak kereta ekonomi saja yang bisa berhenti disitu Pak Direktur,” kata Djoko, saat itu. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler