Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu dilakukan menyusul naiknya elevasi sungai-sungai yang ada di wilayah Grobogan akibat guyuran hujan yang berlangsung sejak Rabu (19/2/2020) sore kemarin.
“Hujan kali ini intensitasnya cukup lama, karena sudah hampir 24 jam belum juga berakhir. Kondisi ini menyebabkan elevasi sungai mengalami peningkatan cukup signifikan,” kata Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih, Kamis (20/2/2020).
Meski peningkatan debit air cukup tajam dan mengkhawatirkan, status sungai tersebut menurut dia masih dalam batas aman.
Terkait kondisi itu, pihaknya meningkatkan kewaspadaan di daerah-daerah yang selama ini dinilai rawan bencana banjir. Terutama, di daerah yang ada di sepanjang aliran sungai besar. Seperti sungai Tuntang, Lusi, Serang, dan Jajar.
“Selama ini, wilayah Grobogan memang rentan dengan bencana banjir. Pada awal Januari kemarin, ada puluhan desa di tujuh kecamatan yang dilanda banjir. Kita harapkan, kali ini jangan sampai ada banjir lagi,” ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



