Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan Komang dalam sosialisasi sensus online yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Blora pada ASN di lingkup sekretariat daerah, Selasa (25/2/2020). Sosialisasi yang dilakukan usai apel pagi itu dipimpin langsung oleh Kepala BPS Blora Heru Prasetyo.

“Kemarin sudah kita umumkan kepada seluruh ASN di lingkup Setda untuk menyiapkan data NIK, KK dan akta nikah. Pagi ini tadi kita coba sensus online bersama. Langkahnya cukup mudah. Kami minta para ASN bisa sosialisasi dan mengajarkannya ke masyarakat di sekitar tempat tinggalnya,” ujar Komang, usai mencoba sensus online dengan menggunakan HP Android yang dimilikinya.

Menurutnya, data yang dihasilkan dalam SP 2020 ini akan menjadi dasar arahan  pembangunan baik pembangunan nasional maupun daerah. Oleh sebab itu, semua pihak diharapkan bisa turut serta untuk menyukseskannya.

Sementara itu, Kepala BPS Blora Heru Prasetyo menyampaikan, pelaksanaan SP 2020 kali ini ada yang beda dengan SP 2010. Di mana, pada SP 2020 ini dilaksanakan dua tahapan. Yakni, sensus online dan sensus wawancara manual.

“Pada SP 2020 ini ada sensus secara online yang dimulai sejak 15 Februari lalu hingga akhir Maret mendatang melalui laman www.sensus.bps.go.id. Adapun, data yang harus disiapkan untuk sensus online adalah NIK, Nomor KK, serta akta nikah.

“Bisa dibuka langsung melalui aplikasi Google Crome, Firefox, atau browser sejenisnya yang ada di HP Android. Kami minta seluruh ASN bisa melakukannya,” kata Heru.Menurut Heru, setelah sensus online, akan dilakukan sensus wawancara. Bagi masyarakat yang belum tercatat secara online akan didatangi petugas ke rumah.“SP 2020 ini tidak hanya menjadi tugas BPS semata, namun tugas bersama dengan seluruh masyarakat. Dukungan masyarakat sangat kita butuhkan untuk benar-benar mendapatkan data yang akurat. Ayo bantu kami mencatat Indonesia, menuju satu data kependudukan Indonesia,” pungkasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler