Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Blora Agung Tri mengungkapkan, bibir sungai mengalami longsor dengan panjang 150 meter, lebar 50 meter dengan ketinggian 15 meter. Akibat kejadian ini, sedikitnya ada enam rumah warga yang terancam longsor.

Masing-masing, rumah milik Sutaji (53), Badri (70), Sidik (54), Aman (60), Sudarji (40), dan Solikul Hadi (54).

“Keenam rumah ini berada di wilayah RT 1, RW 7. Jarak keenam rumah ini berkisar 1-5 meter dari titik longsor,” katanya.

Selain itu, gerusan air sungai juga mengakibatkan longsor jalan antardesa di Dusun Karanganyar, Desa Pilang. Adapun panjang longsoran sekitar 10 meter dan lebar 2 meter dengan tinggi 5 meter.
Selain itu, gerusan air sungai juga mengakibatkan longsor jalan antardesa di Dusun Karanganyar, Desa Pilang. Adapun panjang longsoran sekitar 10 meter dan lebar 2 meter dengan tinggi 5 meter.Terkait musibah itu, sudah dilakukan penanganan darurat. Yakni, menanggul longsor pakai anyam bambu, karung pasir dan penanaman bambu di sekitar lokasi longsor.“Tim dari BPBD masih melaksanakan assesment dan pengecekan lokasi longsor, serta penanganan awal bersama tim lintas sektoral. Selanjutnya akan dikoordinasikan untuk penanganan tindak lanjut,” imbuhnya.Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler