Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kades Banjarejo Ahmad Taufik mengungkapkan, penelitian yang dilakukan tim ahli dari BPSMP Sangrian ini merupakan lanjutan kegiatan serupa yang sudah dilakukan sejak tahun 2016 hingga 2019 lalu. Rencananya, kegiatan penelitian kali ini akan dilangsungkan selama 12 hari.

Dijelaskan, ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan tim selama berada di Banjarejo. Antara lain, memasang patok atau tanda batas pontensi yang diperlukan dalam rangka penetapan situs purbakala di Banjarejo.

“Tim juga melakukan ekskavasi di Dusun Kuwojo. Kemudian, ada penelusuran lanjutan potensi purbakala,” terangnya, Sabtu (14/3/2020).

Taufik mengaku sangat lega sekaligus gembira dengan datangnya para pakar purbakala dari BPSMP Sangiran yang akan melangsungkan penelitian lanjutan. Dengan kegiatan itu, setidaknya akan bisa mengungkap lebih banyak lagi misteri yang ada di desanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler