Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurutnya, dari monitoring yang dilakukan, kesiapan dalam penanganan Covid-19 di RSUD Purwodadi dan puskesmas dinilai cukup bagus.

“Kemarin, saya kunjungan ke beberapa puskesmas dan hari ini ke RSUD Purwodadi. Sejauh ini, saya lihat sudah bagus kesiapannya,” kata politisi asal Grobogan yang saat ini duduk jadi anggota Komisi IX DPR RI itu.

Edy menegaskan, kendala yang dialami rumah sakit maupun puskesmas dalam penanganan Covid-19 ada pada persediaan alat pelindung diri (APD).

Hal ini terjadi bukan disebabkan tidak adanya dana untuk membelinya, tetapi karena barangnya langka dipasaran. Selama ini, kebutuhan APD masih mendatangkan dari luar negeri atau impor.

“Hari Jumat (4/4/2020) lalu, saya ketemu langsung dengan Menkes dalam rapat bersama Kemenkes, Kemenhub dan Kepala Gugus Tugas. Dalam rapat disampaikan bahwa persoalan APD ini disebabkan barangnya tidak ada. Makanya, kami mengimbau untuk menggunakan APD produksi dalam negeri yang mendekati standar,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Edy juga sempat menyinggung pentingnya menyiapkan upaya penanganan terhadap pemudik dalam rangka pencegahan Covid-19.Menurutnya, sejauh ini, Pemkab Grobogan sudah melakukan beragam upaya berkaitan dengan adanya pemudik yang mulai berdatangan. Misalnya, membuat posko terpadu di sejumlah titik untuk melakukan pengecekan kesehatan pada pemudik.“Sejauh ini sudah ada upaya-upaya preventif yang dilakukan. Setelah sampai di kampungnya juga sudah ada tim yang akan melakukan pengecekan warga yang datang dari perantauan,” pungkasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News