Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Beberapa peserta pelatihan tampak mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap saat praktik pemulasaraan hingga pemakaman jenazah.

Kapolres Grobogan AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia memang ada perlakuan khusus dalam prosesi pemakamannya. Baik dalam tata cara membungkus hingga menguburkannya.

“Jadi ada tahapan-tahapan yang harus dilalui sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah guna keamanan dan keselamatan petugas,” katanya.

Menurutnya, ada sebanyak 24 personel yang disiapkan untuk penanganan jenazah pasien Covid-19. Mereka ini nantinya siap membantu pemerintah dalam penanganan jenazah pasien Covid-19 jika mengalami kekurangan tenaga.

“Apabila terjadi kekurangan tenaga dalam menangani masalah itu, kita siap membantu. Untuk itulah, mereka perlu kita beri pelatihan terlebih dahulu,” jelasnya.
“Apabila terjadi kekurangan tenaga dalam menangani masalah itu, kita siap membantu. Untuk itulah, mereka perlu kita beri pelatihan terlebih dahulu,” jelasnya.Sementara itu, Paur Kes Polres Grobogan Ipda Hardono menambahkan, dalam proses pemulasaraan jenazah, petugas harus menyiapkan sejumlah APD. Seperti, masker bedah, kacamata google, apron plastik, handscoon (sarung tangan) steril dan kantong jenazah.“Semua disemprot disinfektan dan di luar kantong plastik jenazah juga diberi cairan klorin. Kemudian jenazah dimasukkan ke dalam kantong dan selanjutnya dimasukkan ke dalam peti. Sebelum dimasukkan ke dalam mobil, peti jenazah juga dibalut plastik dan disemprot disinfektan ulang,” terangnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler