Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Semalam kami telah menerima surat dari laboratorium UNS Surakarta. Hasilnya ada penambahan dua orang positif Covid-19 secara laboratoirum PCR,” kata Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora Lilik Hernanto saat jumpa pers, Jumat (1/5/2020).

Dari dua kasus baru ini, satu orang berasal dari wilayah Kecamatan Blora, dan yang kedua di wilayah Kecamatan Cepu.

Sementara untuk kasus pertama berasal dari Kecamatan Blora dan orangnya sudah meninggal tanggal 9 April 2020 lalu.

Ia menjelaskan, kasus kedua ini adalah seorang tenaga medis yang pernah kontak dengan kasus pertama ketika dirawat di RSUD Blora.

“Kasus kedua dari indeks kasus pertama yang meninggal. Setelah kita tracking, hasil rapid testnya negatif, tetapi setelah swab test hasilnya ternyata positif. Ini tenaga medis kita,” tegas Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora itu.
“Kasus kedua dari indeks kasus pertama yang meninggal. Setelah kita tracking, hasil rapid testnya negatif, tetapi setelah swab test hasilnya ternyata positif. Ini tenaga medis kita,” tegas Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora itu.Selanjutnya kasus ketiga adalah warga Kecamatan Cepu yang pulang dari Jakarta. Sebelum pulang kampung, orang tersebut sempat sakit di Jakarta.“Jadi Blora total ada tiga kasus. Rinciannya, satu meninggal, dan dua masih dalam perawatan yang kini sedang diisolasi. Proses isolasi ini terus dilakukan sampai hasil uji swab dua kali berturut-turut selanjutnya negatif untuk kemudian dinyatakan sembuh,” tambahnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler