Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Peristiwa kebakaran menimpa sebuah warung di Desa Jangkungharjo, Kecamatan Brati, Grobogan, Sabtu (9/5/2020). Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB tersebut.

Terbakarnya warung makan yang berada di pinggir jalan raya Purwodadi-Pati itu sempat menyita perhatian para pengendara.

Sebagian pengendara memilih berhenti untuk memberikan jalan pada armada damkar yang akan melakukan upaya pemadaman.

Warung yang terbakar milik Murni (55), warga setempat itu kondisinya belum buka saat kebakaran terjadi.

Sebelum kejadian, pemiliknya sempat masak untuk persiapan jualan. Sehari-hari, warung itu jam bukanya pada malam hingga dinihari.

Kebakaran diketahui oleh beberapa pengendara yang sedang melintas. Saat itu, mereka sudah melihat asap tebal dari atas warung berukuran 4x5 meter tersebut.

“Tadi, saya lewat lihat ada asap. Lalu, saya berhenti dan memberitahu warga sekitar. Ternyata, di dalam warung sudah ada kobaran api,” kata Agus, salah seorang pengendara.

Melihat warung terbakar, warga sekitar langsung berlarian untuk melakukan pemadaman.Namun, upaya pemadaman tidak mudah dilakukan karena banyak barang mudah terbakar di dalam warung. Amukan si jago merah baru bisa teratasi setelah ada dukungan dua armada damkar dari Pos Induk Purwodadi.Kapolsek Brati AKP Asep Priyana mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.Namun, dugaan sementara, kebakaran disebabkan pemiliknya lupa mematikan kompor dan ditinggal pulang ke rumahnya yang letaknya hanya sekitar 20 meter di belakang warung.“Sebelum kejadian, pemilik sempat menyalakan kompor untuk masak. Kemungkinan, orangnya lupa mematikan kompor saat ditinggal pulang. Akibat kebakaran ini, kerugian sekitar Rp 30 juta,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler