Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski demikian, hampir seluruh barang dagangan berupa sembako yang ada di dalam toko hangus terbakar. Akibat kejadian ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kejadian, toko dalam kondisi tutup. Sebelum kebakaran, aliran listrik di toko milik Sukarti (78) itu sempat padam, sekitar pukul 19.00 WIB.

Tidak berselang lama, warga melihat bangunan toko sudah diselimuti asap tebal dan kobaran api.

Dalam waktu singkat, kobaran api makin membesar karena banyaknya barang mudah terbakar yang ada di dalam toko. Kondisi ini mengakibatkan warga mengalami kesulitan untuk memadamkan amukan si jago merah.

Upaya pemadaman akhirnya bisa dilakukan setelah ada dukungan lima armada damkar dari Pos Induk Purwodadi dan Wirosari. Meski demikian, petugas dibantu warga masih butuh waktu hampir tiga jam untuk memadamkan api.

Kabid Damkar Satpol PP Grobogan Gogot Cahyanto mengungkapkan, akibat kebakaran itu, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 600 juta.Adapun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Meski demikian, dari pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik.“Dugaan sementara, hubungan arus pendek listrik jadi penyebab kebakaran. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tadi,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler