Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dengan penambahan ini maka total ada 14 kasus positif Covid-19 di Blora hingga hari ini. Rinciannya, tiga meninggal dan sebelas masih dalam perawatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora Lilik Hernanto menjelaskan, dua tambahan kasus positif Covid-19 ini ada di Kecamatan Blora yang secara swab PCR merupakan pengembangan dari kasus pertama.

Yakni, menular ke dua orang berdasarkan penelusuran secara epidemologi.

Sedangkan rapid test reaktif ada tambahan empat orang. Dengan demikian, total reaktif rapid test sejauh ini ada 58 orang.

“Setelah ditracking ternyata tiga dari empat kasus reaktif rapid test yang terbaru ini tidak ada riwayat pergi keluar kota. Tetapi, mereka baru saja menerima tamu dari luar kota. Dengan kondisi ini, kami mohon masyarakat hati-hati ketika menerima tamu. Harus melakukan protokol kesehatan,” ucap Lilik saat jumpa pers, Jumat (15/5/2020).

Terkait pelaksanaan pemeriksaan swab lab PCR yang prosesnya lama, menurut Lilik, pemerintah pusat saat ini sedang melakukan inovasi.
Terkait pelaksanaan pemeriksaan swab lab PCR yang prosesnya lama, menurut Lilik, pemerintah pusat saat ini sedang melakukan inovasi.Kemungkinan pemeriksaan tidak lagi di lab PCR namun lab Test Cepat Molekuler (TCM) yang hasilnya hampir sama.“Kebetulan di rumah sakit kita, baik RSUD Blora maupun RSUD Cepu sudah memiliki alat ini. Kita tunggu penggantian perangkatnya dan pelatihan SDMnya. Sehingga nanti ketika sudah bisa dan siap maka pemeriksaan swab test tidak perlu lagi dikirim ke lab PCR Solo, namun cukup diperiksa di lab TCM,” jelasnya.Pihaknya terus mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan patuh pada imbauan pemerintah agar persebaran virus ini bisa benar-benar ditekan. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler