36 Ribu Warga Blora di Perantauan Pulang Kampung, Banyak yang Kena PHK
Dani Agus
Sabtu, 30 Mei 2020 18:14:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu disampaikan Kabid Perhubungan Dinrumkimhub Blora Bambang Soegiyatno dalam jumpa pers perkembangan penanganan Covid-19, Sabtu (30/5/2020).
Menurut Bambang, secara keseluruhan, jumlah pemudik tahun ini turun jauh dibandingkan tahun 2019. Pada tahun lalu, jumlah pemudik tercatat sebanyak 151 ribu orang.
Untuk pemudik tahun ini, ada 36 ribu orang. Dari jumlah ini, sekitar 14 ribu orang pemudik memakai transportasi umum dan sisanya menggunakan kendaraan pribadi.
“Berdasarkan data penurunan jumlah pemudik tersebut, kami sangat mengapresiasi bahwa ternyata masih banyak warga Blora yang tidak mudik demi untuk menghindari potensi penularan Covid-19. Meskipun masih ada saja yang nekat mudik dengan melanggar imbauan pemerintah,” katanya.
Menurut Bambang, berdasarkan hasil survei yang dilakukan, ada beberapa alasan para perantau itu pulang ke kampung halaman.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



