Masih Zona Merah, Grobogan Belum Bisa Siapkan Tahapan New Normal
Dani Agus
Selasa, 2 Juni 2020 19:44:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistiyoningsih menjelaskan, berdasarkan pemetaan dan penilaian gugus tugas tingkat kabupaten, Grobogan dari sisi epidemiologi termasuk kriteria daerah penularan tinggi atau zona merah dengan nilai total 70 (masuk rentang nilai 60-70).
Selanjutnya kemampuan daerah dalam penanganan kasus infeksi Covid-19 termasuk kriteria daerah yang mempunyai respon sedang dengan nilai 800 (masuk rentang 500-850).
Satu hal lagi, kemampuan daerah dalam melakukan penelusuran riwayat kontak dekat orang yang terinfeksi Covid-19 juga termasuk daerah yang mempunyai respon sedang, dengan skor 325 (masuk rentang 300-375).
“Pemetaan dan penilaian itu dilakukan gugus tugas tingkat kabupaten dari Maret hingga Mei 2020. Dengan kondisi itu maka Grobogan belum bisa masuk ke tahapan new normal,” katanya usai rapat evaluasi perkembangan Covid-19, Selasa (2/6/2020).
Menurut Endang, untuk bisa masuk dalam tahapan new normal, ada beberapa kondisi yang harus bisa dipenuhi terlebih dahulu.
Antara lain, tidak adanya penambahan kematian ataupun kasus positif Covid-19, PDP, ODP dalam rentang waktu 14 hari secara terus menerus.
“Untuk kondisi di Grobogan, dalam sepekan terakhir, justru mengalami beberapa penambahan kasus positif Covid-19. Selain itu, jumlah ODP dan PDP juga masih banyak,” ujar Kepala BPBD Grobogan itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



