Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tindakan ini dilakukan lantaran belasan warga ini merasa mual, lemas dan beberapa di antaranya sempat mengalami diare dan muntah. Diduga kuat, belasan warga ini mengalami keracunan makanan.

Dari pantauan di lokasi, ada sekitar 14 warga yang dilarikan ke rumah sakit mulai pukul 20.00 WIB. Belasan warga ini dibawa ke rumah sakit dengan mobil ambulans dari PMI Grobogan, Puskesmas Grobogan serta mobil siaga Desa Getasrejo.

Berdasarkan keterangan warga, sehari sebelumnya yakni pada Rabu (10/6/2020), sudah ada beberapa warga yang dilarikan ke rumah sakit dan Puskesmas karena mengalami gejala serupa.

Sebanyak empat orang di antaranya bahkan diharuskan menjalani rawat inap. Sementara beberapa lainnya boleh pulang dan hanya menjalani rawat jalan saja.

“Kemarin malam, sudah ada yang diperiksakan ke rumah sakit. Kalau tidak salah, ada empat orang yang opname (rawat inap),” kata beberapa warga setempat.

Sementara Kapolsek Grobogan AKP Eko Bambang mengungkapkan, pada hari Selasa (9/6/2020) sekitar pukul 15.00 WIB, ada salah satu warga yang mengadakan bancakan atau hajatan kelahiran bayi dengan mengundang sekitar 40 tetangga sekitarnya.

Kemudian, pada Rabu (10/6/2020) pagi ada yang mulai mengalami gejala panas, muntah dan diare dan kemudian dilarikan ke rumah sakit.“Jadi, dari kemarin (Rabu) sudah ada beberapa orang yang dirawat di rumah sakit. Kemudian, malam ini masih ada yang dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena kondisinya mual, muntah, lemas dan diare,” ujarnya.Diduga belasan orang tersebut keracunan dari salah satu menu makanan untuk syukuran. Yakni, dari daun singkong yang dipakai untuk pembuatan menu gudangan atau urap.“Dugaan sementara, mereka ini keracunan makanan yang digunakan untuk syukuran tersebut. Untuk pastinya, akan kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler