Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Rumah itu diketahui milik Darmi (60) warga yang tinggal di Dusun Trembes RT 01, RW 03, yang bekerja di Papua.

Selama ini, rumah itu dihuni oleh anaknya Agus Wijiyanto (30), yang mengalami gangguan kejiwaan sejak beberapa tahun terakhir.

Plt Camat Gabus Widodo Joko Nugroho mengatakan, anak pemilik rumah itu diketahui punya kebiasaan membakar sampah di dekat rumah saat malam hari. Sebelum kejadian, ia diperkirakan sempat membakar sampah dan ditinggal pergi.

Peristiwa kebakaran itu diketahui oleh warga ketika kobaran api sudah membesar. Selanjutnya, warga setempat berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Namun, upaya untuk memadamkan amukan kebakaran itu tidak mudah dilakukan karena ada embusan angin kencang yang mengakibatkan kobaran api makin menjadi-jadi.

Amukan si jago merah baru bisa diatasi setelah ada dukungan dua armada damkar dari Pos Wirosari.”Akibat kejadian ini, satu rumah dari kayu jati berukuran 12x8 meter ludes terbakar. Adapun nilai kerugian material diperkirakan sekitar Rp 10 juta. Tidak ada korban dalam kejadian itu,” katanya.Widodo menyatakan, mengenai penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, kejadian itu dipicu dari sisa api pembakaran sampah yang terkena angin dan akhirnya membakar rumah. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler