Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Rinciannya, enam sembuh, tiga meninggal, dan 32 masih proses perawatan. Ada yang diisolasi di rumah sakit, di klinik Bakti Padma dan isolasi mandiri di rumah,” kata Direktur RSUD dr R Soeprapto Cepu Fatkhur Rokhim, saat jumpa pers, Rabu (17/6/2020).
Fatkhur menyampaikan, hingga hari ini, di RSUD Cepu masih merawat tiga pasien di ruang isolasi Flamboyan.
Dari ketiga pasien ini, satu orang di antaranya sudah dirawat selama dua pekan dan hasil swabnya terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien ini berasal dari Kecamatan Kedungtuban.
“Kemudian untuk yang dua adalah pasien ODP dan PDP yang rapid test-nya reaktif. Sudah kami swab, masih menunggu hasilnya,” terangnya.
Ia menyatakan, untuk jumlah pasien reaktif rapid test mengalami penurunan. Saat ini jumlahnya tinggal 57 orang karena sudah banyak yang keluar hasil swab dengan hasil negatif.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



