Kasus Corona di Grobogan Tambah Sepuluh Orang, Separuhnya dari Satu Desa
Dani Agus
Sabtu, 27 Juni 2020 17:38:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sehari sebelumnya, Jumat (26/6/2020) ada penambahan tiga kasus corona baru di Grobogan.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, dari sepuluh kasus baru ini, lima orang di antaranya berasal dari satu desa di Kecamatan Toroh.
Yakni, dua perempuan usia 14 dan 34 tahun serta dua pria usia 14 dan 21 tahun yang semuanya dirawat di RSUD Ki Ageng Selo Wirosari. Satu lagi adalah pria 60 tahun yang dirawat di RS Panti Rahayu Purwodadi.
“Kelima pasien ini merupakan kontak erat dari kasus yang muncul sebelumnya. Jadi, mereka ini sempat kami tracking,” katanya.
Masih dikatakan Endang, kasus baru selanjutnya adalah tiga orang yang berasal dari satu desa di Kecamatan Pulokulon. Yakni, tiga perempuan usia 50, 33, dan balita umur 1,4 tahun.
“Ketiga pasien ini juga merupakan kontak erat dari kasus yang muncul sebelumnya,” sambungnya.
Untuk dua kasus baru berikutnya adalah pria usia 55 tahun dari Kecamatan Purwodadi yang dirawat di RS Panti Rahayu. Satu lagi adalah pria usia 56 tahun dari Kecamatan Brati yang dirawat di RSUD Ki Ageng Selo Wirosari.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



