Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, dari empat kasus baru ini, tiga di antaranya berasal dari satu desa di Kecamatan Toroh. Yakni, pasien usia 50, 67, dan 72 tahun. Satu lagi adalah pasien usia 33 tahun dari Kecamatan Karangrayung.
“Keempat orang ini semuanya dirawat di RSUD Purwodadi. Penambahan kasus baru ini ada kaitan dengan kasus sebelumnya,” katanya, Kamis (2/7/2020).
Menurut Endang, selain penambahan kasus baru, pada hari ini ada satu pasien lama yang meninggal dunia. Yakni, perempuan usia 64 tahun dari Kecamatan Toroh.
Dengan tambahan tersebut, total positif corona di Grobogan sudah ada 114 kasus. Rinciannya, 17 meninggal, 35 sembuh dan 62 masih dirawat.
Adanya empat pasien terbaru ini maka pada bulan Juli ini sudah ada lima kasus yang muncul. Sementara pada bulan Juni, totalnya ada penambahan 88 kasus baru. Sedangkan hingga akhir Mei lalu, baru ada 21 orang yang terkonfirmasi positif corona.
Menurut Endang, salah satu faktor yang menyebabkan adanya kenaikan kasus positif Covid-19 terkait dengan pelaksanaan rapid test massal.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



