Kasus Corona di Grobogan Paling Banyak di Kecamatan Toroh, Klambu dan Kradenan Masih Nihil
Dani Agus
Sabtu, 4 Juli 2020 18:49:05
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Jumlah positif corona paling banyak berada di Kecamatan Toroh dengan 22 kasus. Urutan selanjutnya adalah Kecamatan Gubug, dan Tegowanu yang masing-masing ada 15 kasus.
Berikutnya, Kecamatan Karangrayung (14 kasus), Penawangan (11), Godong (7), Pulokulon (7), Purwodadi (7), Tanggungharjo (5), Brati (5) dan Grobogan (4).
Untuk Kecamatan Kedungjati (3), Wirosari (3), Tawangharjo (3), Ngaringan (2), Geyer (2), dan Gabus (1).
Sedangkan dua kecamatan lainnya hingga saat ini masih nihil kasus positif corona. Yakni, Kecamatan Klambu, dan Kradenan.
“Dari 19 kecamatan yang ada, masih ada dua yang belum ada kasus positif Covid-19 sampai saat ini. Semoga bisa nihil terus,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih, Sabtu (4/7/2020).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



