Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih membenarkan adanya penambahan dua kasus baru tersebut. “Untuk hari ini ada dua kasus baru yang muncul,” katanya.

Pasien positif corona terbaru ini adalah perempuan berusia 38 tahun dan anaknya yang berusia 10 tahun.

“Jadi, tambahan dua kasus hari ini adalah ibu dan anak. Keduanya saat ini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gubug,” sambung Kepala BPBD Grobogan itu.

Endang belum bisa memastikan apakah kedua pasien terbaru ini ada kaitan dengan kasus sebelumnya apa bukan. Soalnya, petugas masih melakukan penelusuran riwayatnya.

“Masih kita lakukan penelusuran riwayatnya. Jadi, belum bisa memastikan ada kaitan kasus sebelumnya apa tidak,” terangnya.

Dengan tambahan tersebut, total kasus positif corona di Grobogan hingga saat ini ada 142 orang. Rinciannya, 18 meninggal, 48 sembuh dan 76 masih dirawat.

Dari jumlah positif corona sebanyak itu, paling banyak berada di Kecamatan Toroh dengan 28 kasus. Urutan selanjutnya adalah Kecamatan Gubug (17), Karangrayung (16), dan Tegowanu (15).Berikutnya, Kecamatan Penawangan (12), Godong (7), Pulokulon (7), Purwodadi (7), Tawangharjo (6), Brati (6), Tanggungharjo (5), dan Grobogan (4). Untuk Kecamatan Kedungjati (3), Wirosari (3), Ngaringan (3), Geyer (2), dan Gabus (1).Sedangkan dua kecamatan lainnya hingga saat ini masih nihil kasus positif corona. Yakni, Kecamatan Klambu dan Kradenan.“Jumlah kecamatan seluruhnya ada 19. Dari jumlah ini, masih ada dua kecamatan yang sampai saat ini belum pernah ada kasus positif Covid-19. Yakni, Kecamatan Kradenan dan Klambu,” imbuh Endang. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler