Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Camat Ngaringan Widodo Joko Nugroho mengatakan, kebakaran diketahui pertama kali oleh pemilik rumah yang sempat mencium bau barang terbakar.

Setelah diperiksa, atap rumahnya sudah tampak kobaran api cukup besar. Selain itu, konektor listrik yang dipakai untuk kulkas tampak terbakar dan menjalar hingga kasur.

Melihat kejadian itu, pemilik rumah lantas berteriak minta tolong. Tidak lama kemudian, warga berdatangan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Upaya pemadaman selanjutnya mendapat dukungan dua mobil damkar dari Pos Wirosari.

“Akibat kejadian ini, sekitar 70 persen bagian rumah sempat terbakar dengan tafsir kerugian material sekitar Rp 40 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tadi,” katanya.
“Akibat kejadian ini, sekitar 70 persen bagian rumah sempat terbakar dengan tafsir kerugian material sekitar Rp 40 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tadi,” katanya.Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik dari konektor listrik yang masih memakai kabel serabut.Widodo menambahkan, saat kejadian, suami korban tidak ada di rumah karena bekerja di Makassar, sejak tiga pekan lalu. Selama suaminya pergi, korban tinggal di rumah bersama dua anaknya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler