Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Aksi kejahatan itu terjadi di depan rumah Hardi, warga Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Grobogan sekitar pukul 08.00 WIB. Korban pencurian adalah Darsupi (54), warga setempat.

Sebelum kejadian, korban sempat belanja di Pasar Nglejok, Kelurahan Kuripan, Purwodadi. Setelah itu, korban mampir ke rumah keluarganya yang bernama Hardi untuk mengantarkan pesanan belanja.

Setelah sampai di tempat itu, korban memarkir sepeda motor Honda Vario dengan nopol K 3430 DZ di depan rumah.

Saat masuk ke dalam rumah, korban tidak membawa dompet miliknya yang sebelumnya diletakkan di dalam dasbor motor sebelah kiri.

Sekitar sepuluh menit kemudian, dari dalam rumah, korban sempat melihat ada seorang pengendara motor Yamaha Mio J yang berhenti dan mengambil dompet miliknya yang ditinggal di dalam dasbor.

Seketika itu, korban langsung lari keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Sementara pelaku langsung berupaya melarikan diri setelah aksinya ketahuan orang.

Mendengar teriakan itu, warga sekitar langsung keluar rumah dan mengejar pelaku. Akhirnya, pelaku berhasil diamankan dan selanjutnya diserahkan pada pihak kepolisian.Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Andi Mekuo mengatakan, saat diamankan, pelaku sempat membuang dompet warna cokelat milik korban. Namun, dompet berisi uang tunai Rp 1.862.000 dan satu buah HP akhirnya bisa ditemukan.“Dari pengakuannya, pelaku nekat melakukan aksi kejahatan itu karena faktor ekonomi atau terdesak kebutuhan,” katanya, Sabtu (11/7/2020)Terkait kejadian ini, Andi mengimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam dasbor motor. Sebab, keberadaan barang berharga di tempat itu bisa mengundang aksi kejahatan. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler