Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Untuk perkembangan hari ini, ada tambahan lima kasus baru. Sedangkan untuk pasien sembuh dan meninggal nihil,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Menurut Endang, dari lima kasus terbaru hari ini, dua di antaranya berasal dari Kecamatan Penawangan. Yakni, perempuan usia 19 tahun dan pria usia 51 tahun.

Kasus terbaru selanjutnya, pria usia 53 tahun dari Kecamatan Tegowanu yang dirawat di RSUD Wongsonegoro Semarang. Kemudian, pria usia 61 tahun dari Kecamatan Grobogan, dan perempuan usia 57 tahun dari Kecamatan Toroh.

“Dari lima orang ini, satu orang dirawat di Semarang. Sedangkan empat orang lainnya dirawat di RSUD Purwodadi,” sambungnya.

Untuk riwayat kelima kasus terbaru ini masih ditelusuri. Oleh sebab itu, ia belum bisa memastikan apakah kelimanya ada kaitan dengan kasus yang sudah muncul sebelumnya atau tidak.

Dengan perkembangan ini, total kasus positif corona di Grobogan sampai saat ini ada 202 orang. Rinciannya, 19 meninggal, 74 sembuh dan 109 masih dirawat.

Dari jumlah positif corona sebanyak itu, paling banyak berada di Kecamatan Toroh yang saat ini totalnya ada 35 kasus. Urutan selanjutnya adalah Purwodadi (25), Kecamatan Gubug (19), Karangrayung (17) dan Tegowanu (20).Berikutnya, Kecamatan Penawangan (16), Tawangharjo (13), Godong (12), Grobogan (9), Pulokulon (7), Tanggungharjo (8), Brati (6). Untuk Kecamatan Ngaringan (4), Kedungjati (3), Wirosari (3), Geyer (3), Kradenan (1) dan Gabus (1).Sedangkan satu kecamatan lainnya hingga saat ini masih nihil kasus positif corona. Yakni, Kecamatan Klambu.“Dari 19 kecamatan yang ada, tinggal Kecamatan Klambu saja yang sampai saat ini belum pernah ada kasus positif Covid-19,” imbuh Endang. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler