Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski demikian, kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Penawangan AKP Saptono Widyo mengungkapkan, sebelum kejadian, Rusmini (49), istri pemilik rumah sempat menyalakan kompor untuk memasak nasi. Setelah itu, Rusmini meninggalkan ruang dapur untuk memandikan cucunya di kamar mandi.

Tidak lama kemudian, penghuni rumah lainnya mencium seperti ada bau barang terbakar. Setelah diperiksa, dinding kayu ruang dapur yang berada di belakang kompor gas sudah terbakar dan kobaran api sudah terlihat cukup besar.

Melihat kejadian ini, beberapa orang yang ada di dalam rumah segera berlarian ke luar sambil berteriak minta tolong. Mendengar teriakan tersebut, puluhan warga segera berupaya melakukan pemadaman.

Namun, upaya pemadaman cukup sulit dilakukan karena api cepat sekali membesar. Kobaran api sempat menyambar rumah di sampingnya namun akhirnya bisa dipadamkan setelah ada bantuan tiga armada damkar.
Namun, upaya pemadaman cukup sulit dilakukan karena api cepat sekali membesar. Kobaran api sempat menyambar rumah di sampingnya namun akhirnya bisa dipadamkan setelah ada bantuan tiga armada damkar.Menurut Sapto, akibat kejadian ini, rumah milik Suroyo ludes terbakar dengan tafsir kerugian sekitar Rp 90 juta. Sedangkan rumah di sampingnya hanya rusak sedikit saja, karena api yang menyambar berhasil dipadamkan.“Dari pemeriksaan yang kami lakukan, kebakaran ini diperkirakan dari api kompor yang tidak dimatikan. Dengan adanya kejadian ini, saya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menyalakan kompor. Terlebih, saat ini adalah musim kemarau yang cukup rawan terjadinya musibah kebakaran,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler