Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan Bupati Sri Sumarni saat melangsungkan pengukuhan pengurus DRD Grobogan periode 2020-2023 secara virtual, Selasa (25/8/2020).

“Ada beberapa hal yang masih perlu perhatian serius. Antara lain, masalah kemiskinan, angka kematian ibu dan bayi (AKI-AKB), stunting, angka putus sekolah, dan juga masalah sosial lainya,” katanya.

Pengurus DRD Grobogan yang dikukuhkan tersebut ada 18 orang. Adapun posisi Ketua DRD Grobogan dipercayakan pada Prof Dr Ir Darsono M.Si.

Sri menegaskan, selain masalah itu, pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, petani, dan sektor riil lainya perlu terus dikembangakan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.

Kemudian, berbagai potensi unggulan di Grobogan masih banyak yang bisa digali dengan inovasi dan kreativitas untuk bisa dimanfaatkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terkait kondisi itu, Sri Sumarni mengaku sangat apresiatif dan mendukung ketika Kepala Bappeda Grobogan Anang Armunanto melaporkan untuk membentuk DRD. Di mana, para pengurus DRD tersebut sebagian besar diambilkan dari putra-putra daerah yang telah sukses menjadi akademisi di berbagai disiplin ilmu.“Kami berharap banyak, agar bapak/Ibu berkenan meluangkan waktu, pikiran dan tenaganya guna menjadi pemikir, penyusun kajian akademis, sekaligus mempelopori penelitian dan riset terhadap berbagai permasalahan dan potensi Kabupaten Grobogan. Hasilnya akan menjadi masukan dan bahan dalam memecahkan berbagai permasalahan serta penyusunan kebijakan pembangunan daerah,” katanya.Sri menambahkan, mengingat situasi dan kondisi, pengukuhan pengurus DRD ini terpaksa dilaksanakan secara virtual. Meski demikian, pengukuhan ini tidak mengurangi arti dan makna serta keabsahan atas keberadaan DRD Grobogan. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler