Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Plt Kepala Dinas Kesehatan Lilik Hernanto selaku juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora menyampaikan, berdasarkan monitoring empat hari terakhir, dari tanggal 28 sampai 31 Agustus 2020, pihaknya telah melakukan penambahan swab test terhadap 127 orang.

Dari swab itu ada 26 orang yang terkofirmasi positif. Dengan demikian jumlah kasus positif Covid-19 sampai Senin (31/8/2020) hari ini secara akumulasi ada 311 orang.

“Jadi positivity rate-nya masih cukup tinggi. Ini juga menunjukkan tingkat penularan di masyarakat juga masih cukup tinggi, sehingga perlu kewaspadaan kita bersama. Kami meminta agar protokol kesehatan saat normal baru bisa benar-benar dipatuhi,” terang Lilik saat konferensi pers perkembangan Covid-19 yang bertepatan dengan hari terakhir masa tugasnya sebagai ASN, Senin (31/8/2020).

Sebanyak 26 kasus baru itu tersebar di beberapa kecamatan. Yaitu, kecamatan Blora, Jepon, Bogorejo, Tunjungan, Banjarejo, Ngawen, Japah, Kunduran, Todanan, Randublatung, Jiken dan Kradenan.

“Adapun 26 kasus baru tersebut adalah pengembangan dari kasus positif dari hasil tracing yang ditemukan lebih dahulu. Ini berarti transmisi lokal penularan dari orang ke orang semakin meluas. Jadi tidak ada kecamatan yang terbebas dari Covid-19,” ucapnya.

Menurut Lilik, meski ada penambahan cukup banyak kasus baru, namun dalam empat hari ini pihaknya juga bersyukur. Soalnya, ada 24 pasien yang dinyatakan sembuh sehingga jumlah kesembuhan mencapai 205 orang. Jika dipersentase maka angka sembuh mencapai 65 persen.
Menurut Lilik, meski ada penambahan cukup banyak kasus baru, namun dalam empat hari ini pihaknya juga bersyukur. Soalnya, ada 24 pasien yang dinyatakan sembuh sehingga jumlah kesembuhan mencapai 205 orang. Jika dipersentase maka angka sembuh mencapai 65 persen.Meski begitu, dalam empat hari terakhir, ada dua kasus meninggal. Dengan demikian, jumlah pasien yang meninggal sebanyak 20 orang atau 6,43 persen.Sedangkan dari 86 pasien yang statusnya dalam proses perawatan, sebanyak 94,10 persen melakukan isolasi mandiri.“Jadi hanya 5,81 persen kasus positif yang dirawat di rumah sakit. Mudah-mudahan ini bisa segera sembuh, setelah isolasi mandiri secara ketat dan disiplin sesuai protokol kesehatan,” tambahnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler