Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Lokasi pengeboran sumur itu berada di belakang Alfamart yang berada di sebelah barat obyek wisata Api Abadi Mrapen. Pengeboran sumur itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air di toko waralaba tersebut.

Camat Godong Bambang Hariyono mengungkapkan, aktivitas pengeboran untuk membuat sumur itu dilakukan sejak Sabtu (12/9/2020) kemarin mulai pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 22.00 WIB dilakukan uji coba untuk menyedot air menggunakan mesin sibel.

Namun, tidak lama kemudian dari dalam sumur itu mengeluarkan bunyi letusan ringan, seperti bunyi petasan. Setelah itu disusul keluarnya semburan air bercampur lumpur dari titik pengeboran. Hingga Minggu (13/9/2020) semburan air masih muncul dari lokasi pembuatan sumur bor itu.

”Semburan air bercampur lumpur ini tingginya mencapai 30 meter. Untuk pengeboran sumur itu kedalamannya sudah sekitar 36 meter,” jelas Bambang Minggu (13/9/2020).

Diperkirakan ada kandungan gas bersamaan dengan keluarnya semburan air bercampur lumpur tersebut. Hal ini berdasarkan adanya bau menyengat yang tercium dari sekitar lokasi semburan.“Kejadian ini sudah kami laporkan pada pihak terkait supaya segera dilakukan penanganan,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler