Sudah Ada 75 Kasus Kebakaran, Warga Grobogan Diminta Semakin Waspada
Dani Agus
Kamis, 17 September 2020 15:36:16
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Apalagi menurut dia, selama tahun 2020 hingga Agustus sudah ada 75 kasus kebakaran terjadi di kabupaten ini.
“Selain datangnya bencana kekeringan, pada saat seperti ini biasanya sering terjadi bencana kebakaran di wilayah Grobogan. Oleh sebab itu, saya minta semua masyarakat agar waspada ,” katanya, Kamis (17/9/2020).
Sri mengatakan, sebagian penyebab kebakaran itu adalah kurangnya kehati-hatian masyarakat. Untuk itu, ia meminta masyarakat yang sempat menyalakan api untuk bediang, memasak, atau obat nyamuk agar memeriksa ulang kondisi di sekitarnya sebelum ditinggal pergi.
“Kepada semuanya, khususnya warga Desa Geyer ini, supaya lebih berhati-hati apabila membuat bediang, menaruh obat nyamuk bakar, dan memasak,” ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



