Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Damkar Satpol PP Grobogan Gogot Cahyanto mengungkapkan, dari empat kebakaran tersebut, dua di antaranya terjadi pada siang hari dan dua lainnya pada malam hari.

Meski demikian, empat peristiwa kebakaran itu bisa dipadamkan dengan cepat, sehingga tidak menimbulkan kerugian yang cukup besar.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam empat peristiwa kebakaran yang terjadi Jumat kemarin,” katanya, Sabtu (19/9/2020).

Gogot menjelaskan, kebakaran yang terjadi malam hari terjadi di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer. Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 21.20 WIB itu menimpa rumah Edi Suharjo (57), warga setempat.

Akibat kebakaran ini, sebagian bangunan mengalami kerusakan dengan nilai kerugian sekitar Rp 20 juta.

Sekitar satu jam sebelumnya, kebakaran terjadi di Dusun Kedungmulyo, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh. Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB itu menimpa gudang penyimpanan bonggol jagung untuk bahan pembuatan jamur milik Suratno (48), warga setempat.

Kebakaran diduga disebabkan dari kerusakan mesin pembelah bonggol jagung. Akibat kebakaran ini pemilik gudang diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.
Kebakaran diduga disebabkan dari kerusakan mesin pembelah bonggol jagung. Akibat kebakaran ini pemilik gudang diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.Sedangkan kebakaran yang berlangsung sore hari terjadi di Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.25 WIB itu menimpa kandang sapi milik Rusmin (60), warga setempat.Diduga, kebakaran ini disebabkan api bediang yang membakar tumpukan jerami kering di dalam kandang. Akibat kejadian ini, pemilik kandang mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.Sebelumnya, peristiwa kebakaran juga sempat terjadi di Kelurahan/Kecamatan Purwodadi. Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 13.35 WIB itu menimpa tumpukan sampah dan barang tidak terpakai di pekarangan yang ada di belakang rumah Priyanto (48).Beruntung, kebakaran sempat diketahui sehingga bisa dilakukan pemadaman sebelum kobaran api membesar. Kebakaran ini diduga disebabkan dari aktivitas anak-anak yang bermain bakar-bakaran. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler