Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Guna meringankan beban warga, Ubaloka menyalurkan bantuan air bersih ke desa terdampak kekeringan.

Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Grobogan mengungkapkan, kegiatan bakti masyarakat ini di laksanakan di dua tempat. Yakni, di Desa Tirem, Kecamatan Brati, dan Desa Depok, Kecamatan Toroh. Masing masing desa mendapatkan bantuan air bersih sebanyak 8.000 liter.

“Bantuan yang kami salurkan belum seberapa banyak. Namun, kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak kekeringan,” katanya, Senin (28/9/2020).

Data dari BPBD Grobogan hingga tanggal 16 September 2020 menyebutkan, jumlah sementara sudah ada 97 desa di 14 kecamatan yang mengalami bencana kekeringan.

Yakni, Kecamatan Brati (3 desa), Wirosari (3 desa), Tawangharjo (8 desa), Kedungjati (6 desa), Tanggungharjo (4 desa), Kradenan (14 desa), Toroh (10 desa), Karangrayung (9 desa), Pulokulon (13 desa), Penawangan (1 desa), Geyer (2 desa), Grobogan (9 desa), Gabus (12 desa) dan Purwodadi (2 desa dan 1 kelurahan).

Untuk mengurangi dampak kekeringan, pihak BPBD sudah mulai menyalurkan bantuan air bersih sejak Senin (24/8/2020) lalu. Untuk kegiatan droping air bersih tahun ini, BPBD memiliki anggaran sekitar Rp 233 juta.Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Grobogan Agus Siswanto  menambahkan, pihaknya mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh anggota Ubaloka tersebut. Menurutnya, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian dan gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.Agus menyatakan, dalam kegiatan sosial penyaluran bantuan air bersih itu, anggota Ubaloka diminta untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya selalu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler