Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hingga akhir September ini, totalnya hanya ada empat kasus positif corona di Kecamatan Kedungjati. Kasus terakhir atau keempat di Kedungjati ini muncul pada tanggal 29 Agustus lalu.

Sedangkan di Kecamatan Klambu, totalnya hanya ada satu kasus positif corona. Satu-satunya kasus di Klambu ini muncul pada tanggal 4 Agustus 2020 lalu.

Data yang dihimpun menyebutkan, sepanjang bulan September ini, totalnya ada penambahan 91 kasus baru yang tersebar di 17 kecamatan. Penambangan paling banyak pada bulan ini ada di Kecamatan Purwodadi dengan 25 kasus baru.

Kemudian di Kecamatan Godong 12 kasus baru dan Kecamatan Gubug muncul sembilan kasus baru di bulan September ini. Sementara penambahan di 14 kecamatan lainnya berkisar satu sampai enam kasus baru.

Untuk pasien sembuh dari Covid-19 pada bulan September ada 62 orang. Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal ada 14 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, total keseluruhan kasus positif Covid-19 di Grobogan hingga 30 September 2020 ada 444 orang.

Rinciannya, pasien sembuh 351 orang, 62 meninggal dan pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 31 orang.
Rinciannya, pasien sembuh 351 orang, 62 meninggal dan pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 31 orang.Dari 444 kasus tersebut, paling banyak berada di Kecamatan Purwodadi dengan 89 kasus. Urutan berikutnya adalah Kecamatan Toroh dengan 50 kasus. Kasus terbanyak ketiga ada di Kecamatan Gubug dengan 43 kasus.Sedangkan wilayah yang paling sedikit kasusnya adalah Kecamatan Klambu yang hanya ada satu kasus saja. Kemudian, Kecamatan Kedungjati ada empat kasus.Terkait kondisi itu, Endang mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan saat melaksanakan aktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.“Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19,” tegasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler