Penambahan Kasus Baru di Grobogan Belum Berhenti, GTPP Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan
Dani Agus
Jumat, 9 Oktober 2020 15:21:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dengan demikan, sejak tanggal 1 hingga 9 Oktober 2020 ini selalu ada kasus baru yang muncul. Selama sembilan hari ini, totalnya ada penambahan 46 kasus baru.
Sebanyak 46 kasus baru yang muncul ini tersebar di 12 kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwodadi dengan 11 kasus, Godong 10 kasus, Gubug dan Grobogan masing-masing enam kasus, Pulokulon tiga kasus.
Kemudian, Kecamatan Tawangharjo, Klambu dan Brati masing-masing ada dua kasus. Sedangkan di Kecamatan Penawangan, Wirosari, Kedungjati, dan Kradenan masing-masing ada satu kasus.
Sementara di tujuh kecamatan lainnya masih nihil kasus baru di bulan Oktober ini. Yakni, Kecamatan Tegowanu, Toroh, Karangrayung, Ngaringan, Tanggungharjo, Geyer, dan Gabus.
https://www.instagram.com/p/CGGxZqXpfnW/
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, dua kasus baru yang muncul hari ini berasal dari dua kecamatan.
Yakni, pria usia 57 tahun dari Kecamatan Godong dan perempuan usia 55 tahun dari Kecamatan Gubug. “Kedua kasus baru ini menjalani isolasi mandiri,” katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



