Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sedangkan satu pasien sembuh lainnya adalah perempuan usia 54 tahun yang juga berasal dari Kecamatan Purwodadi.

Kedua pasien sembuh ini berasal dari satu kelurahan tetapi beda kampung. Meski demikian, kasus corona kedua orang ini tidak saling berkaitan.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, perkembangan pada hari ini, ada dua pasien sembuh yang berasal dari Kecamatan Purwodadi.

Kemudian, ada satu kasus baru yang muncul pada hari ini dan tidak ada pasien positif Covid-19 yang meninggal.

https://www.instagram.com/p/CGJsxucjv85/

“Satu kasus baru hari ini adalah perempuan usia 60 tahun dari Kecamatan Purwodadi. Yang bersangkutan dirawat di RS Panti Rahayu Purwodadi,” jelasnya.

Dengan perkembangan ini, kasus positif Covid-19 di Grobogan totalnya bertambah jadi 491 orang. Rinciannya, pasien sembuh 376 orang, 67 meninggal dan pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 48 orang.

Dari 491 kasus yang muncul sejauh ini, paling banyak berada di Kecamatan Purwodadi dengan 101 kasus. Khusus pada bulan Oktober ini sudah ada 12 kasus baru yang muncul di Kecamatan Purwodadi.
Dari 491 kasus yang muncul sejauh ini, paling banyak berada di Kecamatan Purwodadi dengan 101 kasus. Khusus pada bulan Oktober ini sudah ada 12 kasus baru yang muncul di Kecamatan Purwodadi.Untuk wilayah paling sedikit kasus positif Covid-19 ada di Kecamatan Klambu dengan tiga kasus saja. Dari tiga kasus di Kecamatan Klambu tersebut, dua di antaranya muncul pada bulan Oktober ini.“Kasus paling banyak sejauh ini ada di Kecamatan Purwodadi. Sedangkan paling sedikit di Kecamatan Klambu,” imbuh Endang.Terkait kondisi itu, Endang tak bosan-bosannya mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir.Untuk itu, ia meminta masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan saat melaksanakan aktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.“Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.https://www.youtube.com/watch?v=CwOqKlB3SrIReporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler