Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Koordinator PKH Grobogan Abdullah Zaini mengungkapkan, jumlah peserta program PKH ada 63.807 KPM. Terkait adanya pandemi Covid-19, peserta PKH mendapat bantuan beras untuk masa penyaluran tiga bulan. Tiap bulan, bantuan beras yang diberikan untuk tiap KPM sebanyak 15 kilogram.

“Sebelumnya, peserta PKH ini mendapat bantuan uang tunai, dan BPNT. Di masa pandemi ini, bantuannya ditambah dengan beras. Untuk penyedia beras bantuan ini dari Bulog,” kata Zaini, Senin (19/10/2020).

Ia menjelaskan, bantuan beras dijadwalkan diberikan selama tiga bulan. Yakni, mulai Agustus, September, dan Oktober yang disalurkan dalam dua tahap.

Bantuan beras untuk tahap I sudah disalurkan pada tanggal 5 hingga 9 Oktober lalu. Penyaluran ini merupakan jatah bantuan beras bulan Agustus dan September.

“Untuk penyaluran tahap II akan disalurkan tanggal 21 sampai 23 Oktober. Ini nanti merupakan penyaluran bantuan khusus bulan Oktober. Kalau yang penyaluran tahap I kemarin rapel untuk dua bulan sekaligus. Jadi beras yang diterima tiap KPM pada tahap I kemarin langsung 30 kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Semarang Titov Agus Sabelia menyatakan, untuk beras yang disalurkan bagi KPM PKH ini kualitasnya masuk kategori medium.Sementara untuk beras bantuan program lainnya yang sudah disalurkan sebelumnya, kualitasnya masuk kategori premium.“Jadi, untuk penyaluran BSB ini, berasnya medium. Meski kualitas medium, namun barangnya masih bagus dan sangat layak konsumsi. Memang, warnanya tidak seputih beras yang premium,” cetusnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler