Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bahan bangunan kandang terbuat dari baja ringan dengan atap galvalum. Saat kejadian, di dalam kandang berisi sekitar 40 ribu ekor ayam umur 12 hari.

Beruntung, kebakaran yang berlangsung saat subuh atau sekitar pukul 04.00 WIB itu tidak sampai menimbulkan korban manusia. Meski demikian, puluhan ribu ekor ayam yang ada di dalam kandang hangus dilalap api.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran itu kali pertama diketahui oleh Ahmad Lukman, salah seorang penjaga kandang yang terbangun dari tidurnya. Saat itu, ia melihat ada kobaran api dari lantai dua.

Selanjutnya, ia membangunkan empat rekannya untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman mengalami kesulitan karena api cepat sekali membesar.

Amukan si jago merah akhirnya bisa diatasi setelah ada dukungan empat armada damkar dari Pos Gubug dan Purwodadi. Meski demikian, petugas dibantu warga setempat baru berhasil menuntaskan pemadaman api setelah berupaya hampir dua jam.

Kapolsek Gubug Iptu Sutikno mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang menimpa kandang ayam tersebut.Dari keterangan saksi, sumber api berasal dari bangunan lantai dua dan diduga disebabkan korsleting listrik.“Tidak ada korban (manusia) dalam kejadian ini. Untuk tafsir kerugian material diperkirakan sekitar Rp 2,5 miliar,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler