Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebab, kondisi pohon yang letaknya berseberangan dengan pintu gerbang Kantor Setda Grobogan itu cukup mengenaskan dan terlihat sudah mati.

Dari pantauan di lokasi, kondisi pohon peneduh jenis angsana itu memang sudah mengenaskan. Soalnya, pohon yang tinginya masih sekitar lima meter itu hanya tinggal batang utamanya saja, tanpa ada cabang maupun rantingnya.

Meski terlihat tegak, namun kondisi batangnya sudah agak lapuk. Demikian pula di bagian pangkal pohonnya.

“Kondisi pohon ini cukup membahayakan. Bisa rawan roboh kalau ada angin kencang. Sebaiknya ditebang saja,” kata Hendro, warga yang sedang beraktivitas di Alun-Alun Purwodadi, Jumat (6/11/2020).

Beberapa tahun lalu, juga ada beberapa pohon peneduh di dekatnya yang sudah mati dan akhirnya ditebang. Bekas pohon yang ditebang masih ada hingga saat ini.

“Dulu ada lima pohon mati yang ditebang. Ini bekas pohon yang ditebang masih terlihat,” cetus Wawan, warga lainnya.Sementara itu, Sekretaris DPUPR Grobogan Wahyu Tri Darmawanto menegaskan, pihaknya akan segera mengecek kondisi pohon tersebut. Jika memang kondisinya sudah mati dan membahayakan maka akan langsung ditebang.“Ini, sudah kita koordinasikan dengan petugas yang menangani. Secepatnya akan kita cek ke lokasi. Kalau memang sudah mati maka pohonnya akan ditebang,” jelasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler