Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB itu menimpa rumah milik Ali Mukti (55), warga yang tinggal di Dusun Gareh RT 05, RW 04.

Informasi yang didapat menyebutkan, saat kejadian rumah tersebut dalam kondisi kosong. Sekitar satu jam sebelum kejadian, pemilik rumah sudah berangkat ke sawah.

Peristiwa kebakaran diketahui tetangga korban ketika kobaran api sudah membesar dan memunculkan asap yang cukup tebal.

Melihat ada kebakaran, puluhan warga selanjutnya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun, upaya itu tidak bisa berhasil karena embusan angin kencang dan banyaknya barang mudah terbakar yang mengakibatkan kobaran api cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah.

Amuk kebakaran akhirnya berhasil dipadamkam setelah ada bantuan armada damkar dari Pos Induk Purwodadi.

Kapolsek Grobogan Iptu Parjin menyatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kebakaran yang menimpa rumah kayu berbentuk limasan berukuran 16x12 meter itu.Menurutnya, dari pemeriksaan yang dilakukan bersama tim Inafis Polres Grobogan, kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik dari kamar tidur bagian depan.”Dari keterangan warga, ada yang sempat melihat munculnya api dari kamar depan sebelah kanan. Akibat kejadian ini, tafsir kerugian material diperkirakan sekitar Rp 30 juta. Saat kejadian, pemilik rumah sedang ada di sawah,” jelasnya.Terkait peristiwa itu, Parjin mengimbau kepada warga agar memeriksa kompor, bediang untuk memastikan kondisinya sudah tidak menyala, sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, pengecekan peralatan listrik yang dapat memicu terjadinya kebakaran juga perlu dilakukan. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler