Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pada hari sebelumnya, sudah ada penambahan 25 kasus baru positif corona. Dengan demikian, dalam tiga hari pertama bulan Desember ini sudah muncul 74 kasus baru.

Penambahan kasus baru ini juga jadi rekor baru penambahan kasus harian terbanyak di Grobogan.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, dari 49 kasus baru ini, 23 orang di antaranya berasal dari Kecamatan Purwodadi.

Kemudian, dari Kecamatan Brati, Pulokulon, Godong, dan Kradenan masing-masing ada satu orang. Berikutnya, Kecamatan Grobogan empat orang, Kecamatan Toroh ada tiga orang. Berikutnya, dari Kecamatan Geyer ada sembilan orang, Kecamatan Wirosari, Ngaringan dan Tawangharjo masing-masing ada dua orang.

“Dari 49 kasus baru tersebut, sebanyak delapan orang di rawat di rumah sakit Panti Rahayu Purwodadi. Sedangkan 41 orang lainnya menjalani isolasi mandiri. Sebagian besar merupakan kasus baru atau tidak berkaitan dengan kasus sebelumnya,” jelasnya.

Masih dikatakan Endang, dari 49 kasus baru tersebut, satu orang di antaranya adalah bayi yang masih berusia dua hari. Kemudian, ada enam orang yang merupakan klaster keluarga.

"Hal ini tentunya perlu diwaspadai karena penyebaran kasus Covid-19 ini sudah ada di klaster keluarga. Di mana, ketika ada salah satu yang terinfeksi virus maka bisa menularkan pada anggota keluarga yang lain," katanya.

Untuk mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak.

Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita).Endang menambahkan, perkembangan lainnya hari ini, ada enam orang yang dinyatakan sudah sembuh dari Covid-19.Yakni, pria usia 21 dan 66 tahun dari Kecamatan Toroh, perempuan usia 21 tahun dari Kecamatan Penawangan, pria usia 44 tahun dari Kecamatan Geyer, perempuan usia 38 tahun dari Kecamatan Tegowanu, dan perempuan usia 56 tahun dari Kecamatan Gubug.Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 844 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 598 orang, dan pasien meninggal 105 orang.Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 141 orang.Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.“Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler